Followers

Sunday, 28 June 2015

Taripah Dan Kita Semua :D

Saya menulis atas berdasarkan keinginan saya untuk menulis. Menulis apa saja yang pengen saya tulis. Mulai dari kehidupan sehari-hari, percintaan ala remaja, review orang pacaran, review band/musik, dan lain-lain yang mungkin sebelumnya tidak pernah terpikirkan oleh saya untuk ditulis. Atas nama waktu luang dan dari pada bengong, maka menulis jadi pilihan saya untuk menumpah ruah kan kata-kata. Hal-hal yang mengenai perpindahan akal atau pikiran lalu menjadi sebuah imajinasi/daya hayal. Saya suka membaca. Membaca apa saja yang pengen saya baca. Mulai dari blog ke blog, webzine, buku, majalah, novel, artikel, tulisan-tulisan unik disetiap belakang trek2 yang lewat pantura, yang saya yakin tulisan-tulisan itu adalah curhatan dari para supir-supir trek tersebut.
Sampe bungkusan gorengan pun juga saya baca. Sampai pada ahirnya membuat saya tertarik untuk menulis dari seringnya saya membaca.

Selamat membaca. Dan semoga bermanfaat! Kalau pun nggak bisa bermanfaat, ya manfaatkanlah agar bermanfaat. 

Mengawali tulisan ini adalah dengan memenuhi keinginan seorang gadis paling jelek di desanya, yaitu Ketiwon. Ga tau nama desanya apa. Saya taunya Ketiwon. Karena rumahnya dia deket sama sungai yang namanya Ketiwon. Sungai yang buat penampungan orang tenggelem terseret terbawa Bruncul. Bruncul itu semacam siluman. Jadi setiap ada orang yang tenggelem lalu hanyut terbawa arus, pasti orang yang tenggelem itu akan ditemukan di Sungai Ketiwon. Lalu meninggal dunia. Sadis itu siluman. mengalahkan Afgan. Karena di Sungai itu Base campnya para bruncul. Mitos memang. Itu kata orang seperti itu. Tapi kenyataanya memang iya sih. Soalnya jaman dulu sering banget ada kejadian orang tenggelem. Ah sudah lah lupakan. Sepertinya sekarang juga sudah aman-aman saja. Dan mungkin juga Brunculnya sudah pensiun.

Kalau kalian kenal anak ini, berarti kalian gaul. Mungkin banyak orang yang menganggap seperti itu. Banyak orang yang ngerasa asik berteman dengan dia. Karena dia orangnya emang gak ngebosenin. Coba aja lihat bentuk mukanya. Gepeng. Terus hidungnya yang pesek. Terus rambutnya yang mirip sama mie ayam gak pake kuah. Tinggal disaosin aja terus di makan. Orang seperti itu susah ditemukan. Dan memang sangat langka. Bagaimana mau bosen coba? Aku aja seneng ngeliatin mukanya dia. Gemes. Kadang pengen nyubit pipinya. Pake tang. Ah pokoknya dia itu nyenengin banget deh. Apa lagi kalau ngomong. Nyetili. Rasanya pengen banget aku gulung. Tapi sayangnya aku ga sejahat itu. Aku sempet kecewa sama dia. Udah cape-cape aku bikinin lagu tapi suaranya dia fales. Gak pernah bener. Tapi ya gpp lah. Dia memang gak pernah bisa nyanyi dengan bagus. Mau tau lagunya seperti apa? Kalau mau tau nanti aku kasih tau. Kalau ga mau tau ya udah ga aku kasih tau.

Dia adalah Tari Dwi Septiana. Seorang gadis yang punya jiwa sosial tinggi. Punya teman yang banyak. Hampir semua orang yang ada di kota Tegal ini kenal dengan dia semua. Sedikit nakal, jail dan petakilan. Tapi dia juga sangat baik dan pengertian orangnya. Itu yang saya dapet selama kurang lebih 3 tahun berteman dengan dia. Selalu bisa bikin orang tertawa.

Hidup itu terlalu singkat untuk melewatkan hal kecil seperti sore hari menjelang buka puasa dan berkumpul dengan keluarga lalu buka bersama. Seperti halnya saya yang rasanya sayang sekali untuk melewatkan ketika saya yang tidak sengaja bisa berkumpul lagi dan main bareng bersama Tari, Ulfa, dan Iffa. Meskipun hanya nongkrong saja di Balkot dan menyaksikan teman-teman pada maen skate. Kemaren pas malam minggu, kebeteluan ada Tari, Iffa, dan Tika. Dan teman-teman yang lain juga tentunya yang ga bisa saya sebutin satu per satu. Tapi pas itu Ulfa ga ada. Obrolan dan candaan ringan dengan mereka, kebersamaan yang mengingatkan aku dan mereka saat masih berdelapan. Tari sama wesom. Iffa sama Dodi. Ulfa sama Agung. Aku sama Nisa. Yang dimana sekarang kita semua sudah terpecah belah dan ga bisa nyatu lagi seperti dulu. Namun masih bisa berkumpul. Tinggal Iffa sama Dodi aja yang mungkin masih bisa bertahan dengan hubungannya meskipun dulu sempet putus tapi sekarang sudah balikan lagi. Mungkin cara terbaik untuk saya menjalani hari adalah dengan membiarkan seseorang yang sudah pergi begitu saja. Ga ngotot dan ga usah berharap semua bisa balik lagi. Kalau ga bisa dapat apa yang saya pengen, mungkin karena memang bukan itu yang pantas. Tapi mungkin akan datang, pada suatu hari aku dan dia akan berbincang tentang banyak hal, sampai akhirnya aku sama dia bisa saling mengerti satu sama lain, bisa saling memaafkan. Karena ternyata yang selama ini membuat dia terus membenci ku adalah karena dia yang sudah ga punya waktu lagi dan mungkin memang sudah enggan untuk berbincang lagi dengan ku dan sudah tidak mau lagi untuk saling mendengar. Untuk hal sederhana seperti "kayaknya kita udah ga bisa bareng lagi deh. Kamu terlalu baik, aku jadi canggung untuk bisa dugem bareng kamu. Kita putus ya". Itu hanya percakapan imajiner saja antara saya dan dia.

Saya tidak membahas Tari saja, tapi membahas kita semua yang dulu selalu bersama. Kita hanya perlu diam dalam sujud syukur atas apa yang Tuhan berikan atas pertemanan kita dulu. Kita sama-sama pernah merasakan betapa indahnya kebersamaan kita dulu. Mulai dari pertama saya kenal kalian sampai sekarang. Dan mudah-mudahan sampai tua kita masih bisa jaga silaturahmi satu sama lain. Meskipun aku tanpa Nisa. Meskipun aku sama Nisa ga bisa berteman lagi. Aku sama seperti orang-orang. seorang yang terus belajar sampai kapanpun, seorang yang haus akan makna tentang kata apa, untuk apa, kenapa ini dan itunya harus terjadi, seorang yang selalu ingin merasakn kedamaian dan kenyamanan dalam berteman, seorang yang ingin selalu tertawa lepas dan bahagia dalam kebersamaan. Mulai dari berdua saja antara Wesom dan Tari. Lalu menjadi berempat antara Agung dan Ulfa. Terus menjadi berenam antara Aku dan Nisa. Kemudian menjadi berdelapan antara Dodi dan iffa. Kita berkumpul bersama. Yang dimana masa-masa itu ga mungkin bisa balik lagi seperti dulu. Menulis apapun yang dulu pernah terjadi tanpa merubah cerita, hanya untuk bercerita, untuk kenangan dan bahkan untuk ditertawakan. 









Wednesday, 24 June 2015

"DIE YOU POSER"

Dua hari yang lalu, salah satu teman saya yang bernama Wesom Firdaus. Owner dari Skateshop Tegal. Dia bbm saya untuk meminta tulisannya yang berjudul "DIE YOU POSER" untuk saya share di blog saya ini. Dengan senang hati nan riang som. Tapi mohon maaf baru sempet saya posting disini. Dikarenakan kemaren-kemaren saya belum dapet inspirasi untuk membuat tulisan pembuka buat tulisan yang telah kau buat. Bingung mau membuka dan mengawali tulisan ini dengan apa. Tapi tadi jam 4 sore setelah saya bangun dari tidur, tiba-tiba daya pikir saya berjalan dan mood untuk menulis pun cukup asik. Saya tidur karena saya nahan lapar. Saya gak bangun diwaktu yang diharuskan saya untuk sahur. Tapi untungnya saja semalam saya sudah baca niat puasa sebelum tidur. Kejombloan lah yang membuat saya tidur lebih lelap dan lebih dalam. Gak ada yang ngebangunin pas sahur.

Berbicara tentang poser, sebuah kata yang memang sangat merendahkan sekali untuk orang-orang yang cuma gaya-gayaan saja yang sebenernya itu adalah proses. Yang siapa tau suatu saat orang-orang yang awalnya hanya gaya-gayaan saja bisa saja menjadi orang-orang yang hebat di esok hari. Kita nggak pernah tau. Dan yang saya tau, saya lapar. Saya ingin makan. Bolehkah saya request adzan maghrib hey wahai penyiar radio? (Kebetulan saya lagi dengerin radio)

Saya jadi teringat 3 tahun silam. Pertama saya dateng ke Balkot dan pertama saya maen skate. Saya sih gak pernah dapet kata-kata "Poser" dari siapa pun. Tapi diri saya sendiri lah yang menyebut saya poser waktu itu. Semua berawal dari poser. Kita semua pernah menjadi poser. Saya setuju dengan tulisan yang Wesom buat. Jadi mari kita didik poser ke jalan yang benar. Lebih tepatnya mari kita didik orang-orang baru yang ingin belajar maen skate. Kita ajarin. Kalau emang serius maen skate ya harus semangat jangan menyerah. Yang penting yakin dan ikhlas. Yakin aja pasti bisa. Dan ikhlas aja kalau jatuh. Karena ya memang no pain no gain! Tidak ada rasa sakit tidak ada keuntungan. Dan inilah tulisan dari Wesom Firdaus yang mengenai ketidak setujuan dengan kata-kata "POSER"

          "DIE YOU POSER"
sejak awal bermain skate, saya diajarkan untuk membenci poser. yaitu orangorang yang bergaya skate doang tapi gak maen skate. dan saat itu saya setuju sama hal itu, karena saya pikir keren untuk membenci sesuatu.
namun, setelah bertaun-taun saya bermain skate, saya menyadari bahwa banyak alasan orang menjadi yg termasuk kedalam golongan maaf "poser". seperti:
1. keterbatasan biaya, ada orang-orang yang suka sekali dengan skate tapi dia tidak berkecukupan, kita tau sendiri harga papan skate sangat mahal bagi warga menengah kebawah.
2. peminat, adalah orang yg suka menonton skate, mereka bahkan hafal nama pro, nama trick, dan brand skate. seperti para penikmat musik yang tidak bisa bermain musik, kita tidak menyebut mereka poser musik kan.
3. friends. teman teman skateboarder yg sering hangout bareng ada yg tidak berminat bermain skate, tujuan mereka untuk berteman.
4. pemula. orang yg baru belajar skate selalu berkoar tentang skate. dengan dandanan yg kadang berlebihan, tapi itu mereka lakukan karena terlalu bersemangat dengan hal yg baru mereka jalani yaitu skateboarding. kita juga pernah jadi pemula kan?
mungkin masih ada alasan lain seperti keterbatasan fisik dll yg tidak terfikir oleh saya.
jadi intinya adalah, katakata poser menurut saya buruk. kata itu dapat menyakiti orang- orang disekitar kita, membuat skateboarder baru berhenti bermain, membuat skateboarder lama merasa sombong dan menghambat perkembangan skate scene itu sendiri. jadi saya tidak akan lagi menggunakan katakata poser lagi untuk menyebut seseorang. Bahkan pada acara2 skate yg pernah saya bikin, banyak orang yg masuk dalam kategori poser yg lebih banyak membantu daripada anak2 skate sendiri.
orang yg mengkotak kotakan manusia itu bodoh, itulah awal dari perang. jadi berhenti merasa lebih dari yg lain, hormati sesama manusia. kita skateboarder harus punya attitude.
good skateboarder good skill
great skateboarder good atitude good skill
kalian mau jadi hebat atau luar biasa? itu pilihan kalian.
selamat berpuasa. tegal 22 juni 2015 07:42

Wesom firdaus (skateshop tegal)


Sunday, 21 June 2015

Review Tegal Go Skateboarding Day 2015


Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas segala rahmat-Nya kita masih bisa merasakan indahnya bulan suci ramadhan dan masih diberi nafas panjang nan bau. Masih bisa merasakan juga betapa senangnya kita para skateboarder hari papan luncur ini ahirnya telah kembali tiba. Bukan hanya skateboarder di indonesia saja yang merayakan, melainkan skateboarder di dunia juga turut merayakan acara tahunan ini. Karena ini memang hari papan luncur sedunia. Hari milik kita semua untuk para skateboarder yang ada di dunia.

Namun ada yang berbeda pada perayaan Go Skate Day di Tegal tahun ini. Yang pertama, kita dalam keadaan perut yang lapar dan tenggorokan yang haus dan mungkin sedikit lemas juga karena skate day tahun ini bertepatan dengan bulan suci ramadhan. Yang dimana di bulan itu kita sebagai orang muslim diwajibkan untuk berpuasa. Dan yang kedua, Go skate Day di Tegal tahun ini diselenggarakan pada tanggal 20 juni 2015 atas pertimbangan, kesepakatan dan keputusan bersama dengan sedikit alasan biar pas pelaksanaan skate day nya pada hari sabtu sampai malam minggu. Karena acara dimulai pada pukul 15.30 sore.

Hari yang indah dan cerah. Hari lebaran untuk kita semua para skateboarder. Terdengar indahnya lantunan bacaan al-qur'an di Masjid Agung kota Tegal yang terdengar dengan sangat merdu sekali ditelinga dan adem di hati kita. Ditambah lagi jalinan kasih antara kita dan skateboard yang begitu sangat erat sekali. Membuat hari ini terasa begitu sangat sempurna meskipun kita merayakan skate day bukan ditanggal yang sudah ditentukan. Komunitas skateboard yang telah terbentuk dari tahun 90'an di kota Tegal ini, yang sampai sekarang masih aktif dan dengan wajah-wajah yang baru dan generasi baru tentunya. Wajah lama juga masih ada yang aktif dengan semangat yang sama dalam bermain skateboard.

Dan tepat pada pukul 17.00 lebih sedikit, start di Balkot Tegal, sembari menunggu buka puasa juga, acara ini dibuka dengan kita yang beramai-ramai meluncur dengan papan beroda kita masing-masing, melintasi beberapa jalan raya yang ada di kota dan membagi-bagi takjil dengan penuh semangat dan berkeringat. Dan setelah selesai melintasi jalan kita kembali lagi ke Balkot untuk sejenak beristirahat, menghilangkan keringat, memulihkan tenaga, duduk bersama saling sharing tentang skate dan membahas kemajuan skate di kota Tegal ini. Dengan harapan dan khayalan adanya skatepark yang terwujud kedepannya. Sampai pada ahirnya adzan maghrib pun berkumandang, kita break sejenak untuk berbuka puasa bersama dengan makanan yang sudah kita sediakan. Setelah perut kenyang kita menyempatkan waktu sebentar untuk shalat maghrib. Dan setelah break maghrib kita punya cukup banyak waktu untuk sekedar pemanasan mengeluarkan trick trick skateboardnya masing-masing. Lalu kita break lagi sampai shalat isya dan shalat tarawih selesai. Dan berhubung ada teman-teman yang belum ikut boseh karena dateng terlambat kita kembali boseh lagi setelah shalat isya dan shalat tarawih usai.

Hari ini kita berkumpul dan bersenang senang bersama di Balai Kota Tegal dalam keadaan sehat wal'afiat, seger, bugar dan waras, semangat dan nggak klemar klemer, damai, sejahtera, dan sentosa. Dalam rangka merayakan hari Skateboard Sedunia yang jatuh pada tanggal 21 juni di setiap tahunnya. Namun kita majuin sehari jadi tanggal 20 juni 2015. Sekali lagi kita jelaskan semua itu atas pertimbangan, kesepakatan dan keputusan bersama. Dan tepat pada pukul 20.30 wib acara kompetisi pun di mulai. Mulai dari G.O.S (game of skate), spot chalenge, best trick on box, kuis (sejarah skate di kota Tegal), highest ollie, longest ollie dan sampai balapan lari untuk medapatkan hadiah yang sudah disediakan oleh panitia. Di tengah berjalannya acara kompetisi highest ollie, kita diberhentikan oleh satpol pp karena memang sudah terlalu malam dan mungkin mengganggu mereka. Tapi kita tetap melanjutkan sampai acara selesai dengan berpindah tempat yang nggak jauh-jauh dari sekitaran Balkot Tegal. Kita pindah di lapangan basket Alun-alun kota Tegal. Namun ada beberapa kompetisi yang belum sempat kita perlombakan seperti skate race, best run, tic-tac, dan pusing cari papan. Dikarenakan waktunya nggak cukup. Dan teman-teman juga sepertinya sudah pada lelah dan ngantuk. Acara selasai pada pukul 02.30 dan waktunya orang-orang pada sahur.

Game of skate dimenangkan oleh Hendri Dwi Anugrah. Spot chalange atau best trick on the spot dimenangkan oleh Dodi Setiadi. Best trick on box dimenangkan oleh Dede. Highest ollie, longest ollie, dan balapan lari dimenangkan oleh Galih Aditya. Nggak sia-sia dia dateng jauh-jauh dari tempat tinggal dia yaitu di Lebakjenggot atau lebakciu lebih tepatnya lagi lebaksiu, Slawi (nah itu yang benar). Bermodalkan skill yang memang mahir dalam mengotak-ngatikan setiap trick-trick yang dia ulik. Dibagian balapan lari pun dia menang. Sepertinya dia bakat dalam melarikan diri juga setelah mendapatkan tebu dan singkong di sawah-sawah terdekat. Selamat untuk Galih Aditya, Hendri Dwi Anugrah, Dodi Setiadi, dan Dede yang sudah memenangkan kompetisi diacara skate day tahun ini.

Acara ini juga diramaikan oleh skateboarder dari Brebes, Slawi, dan AjiBarang. Dan juga didukung oleh Skateshop Tegal, Rise Stuff, Whuzuup Magz, Tegal Skateboarding, Balkot Troops, Brader Maker, Evolution Distro, Imagine, Heroes Store, Uncle Brew, Galgil, Station Sport, Good Suckcko, dan SMK Ihsaniyah Broadcasting.

Ahir kata, terima kasih banyak untuk team pusinx (Fadhil Khamdani dan Patuh Budiartha cs). Terima kasih untuk semua teman-teman skateboarder yang sudah pada hadir. Terima kasih untuk para poser yang sudah turut meramaikan. Terima kasih untuk Mas Purmedianto a.k.a Prue Randy dan a.k.a Mamen editor dari Whuzzup Magz atau SEO di Whuzzup Magazine dan semua para old skateboarder yang ada di kota Tegal yang sudah mendirikan scene skateboard di Balkot Tegal ini. Dan terima kasih juga untuk sponsor-sponsor yang sudah mendukung acara GSD ini. Semoga Tegal skateboarding tetap semangat, jangan pernah malas dan bosan, lebih cadas lagi dalam mengulik trick-trick skateboardnya, semoga skateboarding day di Tegal tahun depan bisa lebih meriah lagi dari tahun ini. Dan yang paling penting, semoga di Tegal ada skatepark!! Semangat!!
                                                   Hendri Dwi Anugrah as GOS winner


                                               Dodi Setiadi as Best Trick on the spot winner

Dede as Best trick on box

Galih Aditiya as Hi-est and Longest Ollie winner

NB: barang kali review dari saya ini kurang lengkap dan kurang memuaskan silahkan tambahkan sendiri. Dan mohon maaf jika ada salah-salah kata dan tulisan yang mungkin nggak enak untuk dibaca.

Tegal, 21 juni 2015. Happy Skateboarding Day!!


Friday, 19 June 2015

Go Skateboarding Day

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas segala rahmat-Nya kita masih bisa merasakan indahnya bulan suci ramadhan dan masih diberi nafas panjang nan bau. Hari ini kita berkumpul dan bersenang senang di Balai Kota Tegal dalam keadaan sehat wal'afiat, seger dan waras namun sedikit lemas tapi tetap semangat. Dalam rangka menyambut hari Skateboard Sedunia yang jatuh pada tanggal 21 Juni di setiap tahunnya, namun tahun ini atas kesepakatan teman-teman Tegal Skateboarding kita majuin jadi tanggal 20 juni 2015 dan bertepatan dengan bulan suci ramadhan. Acara mulai pukul 15.30 wib sampai ngos-ngosan.

No work no school, just skateboarding! Kata-kata yang bisa dibilang hanya kita ucapin setahun sekali. Dimana hari ini kita diharuskan untuk meninggalkan rutinitas-rutinitas yang lain dan spesial hanya untuk skateboard, skateboard, dan skateboard.

Hari yang indah dan cerah. Terdengar indahnya lantunan bacaan al-qur'an di Masjid Agung kota Tegal. Sembari menunggu buka puasa mari kita meluncur dan berkeringat, melintasi beberapa jalan raya yang ada dikota. Dan beramai-ramai meluncur dengan papan beroda. Tidak hanya itu, kompetisi juga akan kita adakan bersama. Spot chalenge, best trick on box, skate race, G.O.S (game of skate), highest ollie, longest ollie, best run, kuis (sejarah skate), cari teman, tic-tac, pusing cari papan. Dan didukung oleh :

-SKATESHOP TEGAL
-RISE STUFF
-WHUZZUP MAGZ
-TEGAL SKATEBOARDING
-BALKOT TROOPS
-BRADERMAKER
-EVOLUTION DISTRO
-IMAGINE
-HEROES
-UNCLE BREW
-GALGIL
-STATION SPORT
-GOODSUCKCO
-SMK IHSANIYAH BROADCASTING

Buatlah hari ini bahagia, tetap semangat, nggak usah klemar klemer, abaikan perutmu yang lapar dan tenggorakanmu yang haus. Go Skateboarding Day!!


Wednesday, 17 June 2015

Nikmatin Aja Dulu









Ada dalam waktu luang ditengah malam yang terkadang terasa sangat menyebalkan membuat pikiran saya selalu keinget sama mantan sebelum tidur. Sialan memang. Dia satu-satunya mantan saya yang ternyata belum sepenuhnya saya lupakan. Dan sekarang dia sudah bahagia dengan orang lain. Saya pun ikut senang. Maafkan saya, saya terlalu baik untuk bisa diajak dugem. Dugem itu waktunya tidur. Dan tidur itu waktumu dugem. Berangkat malam pulang pagi subuh-shubuh barengan sama orang-orang yang mau shalat shubuh. Yang seharusnya aku dan kamu ada diantara orang orang itu dan shalat berjamaah bareng.

Skip! Jam menunjukan pukul dua belas malam, ketika sebuah imajinasi/daya hayal/pemikiran yang cukup liar ini saya tumpahkan lewat tulisan bersamaan dengan waktu yang sedikit demi sedikit berlalu. Suara kentut yang ku hembuskan dari dalam perut dan keluar dari lubang dubur yang berbunyi dengan sangat merdu (menurut saya), namun sedikit bau. seraya menjauh pergi terbawa angin bersamaan dengan apa yang ku lalui, yang kini jadi gambaran kenangan tentang masa lalu. Anggap saja masa lalu itu adalah kentut yang bau yang tidak lama kemudian akan hilang terbawa angin lalu berlalu. Tidak harus untuk dilupakan namun bukan berarti juga untuk terus diingat.

Menceritakan tentang orang lain, tentang seorang teman wanita yang mukanya hampir mirip sama Cut Tari-pah. Yang baru-baru ini sedang merasakan kasmaran dengan seseorang. Orang baru memang akan selalau datang setelah selesai dengan orang lama yang sudah terlalu lama. Entah itu dengan cara tiba tiba atau tidak sengaja bertemu di sebuah tempat, di gigs misalnya, sebuah acara musik. Yang didalamnya ada kamu dan dia. Yang kebetulan mungkin pertama kamu melihat dia kalian saling memandang. Saling menatap sampai acara gigs itu selesai. Lalu dilain hari diacara gigs yang berbeda. Yang kebetulan kamu bertemu lagi dengan dia. Lalu menimbulkan rasa suka, yang memang mungkin sudah kalian rasain sejak pertama berjumpa. Perasaan yang wajar. Karena kebanyakan orang disini itu selalu mudah suka sama orang yang baru dia kenal kalau memang orang itu mukanya ganteng/cantik dan enak untuk dilihat. Standar sih. Ga ada salahnya ketika kita baru kenal sama orang terus dengan begitu cepatnya kita jadian sama orang itu. Wong yang ngerasain kita kok, yang ngerasain seneng juga kita, jadi persetan saja apa kata orang. Bersyukur saja masih bisa ngerasain yang namanya kasmaran yang sangat indah dirasakan. Namun tetap waspada dan hati hati juga dengan hati. Jangan terlalu dalam. Takutnya nanti malah jatuh, keinjek injek, dan ketendang tendang.  

Orang baru itu kadang akan rela menunggu kita di masa depan, dan menyambut kita ketika kita emang benar benar sudah selesai dengan masa lalu kita. Dia adalah orang baru yang mungkin sedang mencoba membangunkanmu yang dulu pernah jatuh, untuk kemudian hari membuatmu selalu tersenyum dan siap menghadapi hari esok. Meskipun LDR, kamu di Tarub di desa Kalijambe yang sangat ndesep sedangkan dia di Jakarta di kota nan jauh disana. Ya nikmatin aja rasa yang ada diantara kamu dan dia. Namun jangan berharap ini akan selamanya. Biasanya rasa yang begitu cepat muncul diantara orang-orang akibat jatuh hati saat pertama berjumpa, itu hanya rasa sesaat dan sementara. Tapi mudah mudahan sih enggak. Yang namanya jodoh kan kita nggak pernah tau. Ya Intinya, nikmatin aja lah dulu. Selama masih enak untuk dirasain, ya rasain saja. Tapi lebih enaknya lagi ya kalau kamu syukuran. Semacam traktir saya dan teman-teman saya makan misalnya :D. Ya kan teman-teman saya teman-teman kamu juga. Ada Alwan, ada Wesom, ada Linda, ada Tari, ada Agung, Iffa, Dodi, dan Dori. Dan masih banyak lagi yang lainnya. Oke? Are you ready?

Tegal, 17 juni 2015. Skip! Eggak ding ul becanda. Nggak beneran. Nanti minta traktirnya sama Agung aja yang hari ini ulang tanggal dan bulan. Bukan ulang tahun.

#nowplaying Agung Hercules - Astuti

NB : Marhaban ya ramadhan. Sebentar lagi kita sudah mulai puasa. Maaf barang kali ada salah-salah kata disetiap tulisan yang saya buat. Karena yang baca tulisan2 saya bukan teman2 saya aja, tapi juga orang lain, orang yang ga saya kenal. Maaf juga barang kali saya punya banyak salah sama kalian. Dan tulisan ini sebenernya sudah saya tulis dari semalem pas saya bikin statement buat Agung namun baru saya posting disini. Sampai berjumpa lagi ditulisan saya berikutnya. Selamat berpuasa untuk besok dan untuk 30 hari kedepan. Semangat! Jangan lupa minum susu! Susu macan! Biar puasanya kuat.

Tuesday, 16 June 2015

Hargai Pergerakan DIY Dari Sebuah Band Lokal Dalam Membuat Rilisan Fisik


Entah apa yang membuat saya suka banget sama nulis. Nulis apa saja yang pengen saya tulis. Mulai dari kehidupan sehari hari, percintaan ala remaja, tentang orang yang gak saya kenal dan bahkan tentang musik. Mungkin karena sering banget saya membaca dari blog ke blog, webzine dll. Apa saja yang pengen saya baca ya saya baca. Saya bukan penulis handal, saya hanya orang yang hoby nulis, bercerita apa saja lewat tulisan yang saya buat, numpahin pemikiran yang ada dikepala, hanya untuk kenangan dan dokumentasi saja. Saya masih belajar dalam hal tulis menulis. Memakai bahasa dan gaya tulisan yang saya bisa. Mencari referensi sebanyak mungkin, terus belajar dan belajar agar tulisan saya bisa bagus dan enak/menarik untuk dibaca. 

Tau arti DIY (do it yourself) kan? Sebuah penggambaran tentang proses kreatif independen dengan cara memproduksi musik, mengemasnya dan mendistribusikannya sendiri. Saya bingung dan merasa heran sekaligus merasa aneh dengan orang-orang yang ngaku pecinta musik indie atau underground tapi mereka tidak pernah mau atau enggan untuk membeli rilisan fisik berbentuk cd dari band band lokal yang ada di kota sendiri. Mereka lebih memilih untuk mendownload, dan menanti ketika sebuah lagu sudah diupload entah itu di reverbnation, soundcloud, myspace, dll. Mungkin mereka baru akan sadar, mengerti, dan mengharuskan akan betapa pentingnya membeli rilisan fisik ketika mereka punya band dan bikin album, lalu nggak ada yang mengapresiasi sama sekali dengan cara membeli albumnya. Karena menurut saya membeli rilisan fisik itu sangat penting. Kalau emang suka dan support sama band nya. Dan dengan cara kalian membeli albumnya juga itu bisa sangat membantu band itu sendiri yang sudah kerja keras dan susah payah untuk membuat sebuah album dengan pergerakan DIY nya. Toh kalian juga nggak akan rugi kok dan nggak ada salahnya juga jika kalian membeli sebuah album dari band lokal yang memang kalian suka. Kisaran harga album band lokal juga sebenernya nggak terlalu mahal hanya sekitar Rp. 20.000-Rp.50.000. Ya mungkin ada beberapa album yang memasang banderol lebih tinggi dari
nilai maksimal di atas, tapi itu pun sebanding dengan apa yang mereka tawarkan di albumnya. Dan
percayalah, ada sebuah kebanggaan tersendiri jika kalian mempunyai sebuah album original dari band
yang memang kalian suka. Dan bisa dijadikan untuk sebuah koleksi juga. Nggak usah gengsi untuk membeli rilisan fisik dari sebuah band lokal (khususnya di kota sendiri).

Ketika kita membeli sebuah cd dari salah satu band yang mungkin kita suka, kita bisa melihat cover albumnya, kita bisa membaca ucapan terima kasih dari setiap para personilnya, kita bisa mendapat informasi tentang sebuah band dari cover albumnya, kita bisa membaca isi lirik dari setiap lagu lagunya, kita juga bisa membaca ucapan terima kasih mereka kepada sederetan nama nama band. Karena dari deretan nama nama band tersebut terkadang kita menemukan beberapa nama band yang tidak kita tahu sebelumnya. Bisa dikatakan bagian ini memberikan semacam rekomendasi band untuk didengarkan, meskipun rekomendasi tersebut tidak menjamin akan sesuai dengan selera. Tapi menambah referensi tidak pernah menjadi buruk bukan?
Sebuah band itu penting membuat rilisan fisik. Bahwa band itu memang pantas dan layak untuk diakui. Paling enggak diakui di kota sendiri. Bahwa apa yang dikerjakan juga menghasilkan meskipun jika dihitung, butuh jauh lebih banyak dari apa yang bisa kita kerjakan untuk mengganti waktu dan uang yang dihabiskan untuk rekaman.


 NB : Tulisan ini saya buat sejak rilisnya sebuah CD album dari band saya "3 Handsome Man" yang bertajuk "Let's Be Friends". Namun baru saya selesaikan dan saya share. Terima kasih sudah membaca

Wednesday, 10 June 2015

Milih Mana? Cewek Dugem Apa Cewek Yang Suka Dateng Ke Acara Gigs?



Cewek yang suka Dugem :

- Menjerumuskan kepada : ngerokok, mabok, narkoba, sampe sex
- Bisa mencoreng nama baik keluarga
- Kalo dugem mesti baju yang sexy, pake heels, dan dandan.. (mau keringet-keringetan kok dandan?) dan dugem itu kan sampe pagi, masa iya cewek pulang subuh barengan sama yang mau sholat subuh?

Cewek yang suka dateng ke acara gigs nonton band-band bawah tanah (Underground) atau indie :

- refreshing
- konser nonton band-band tertentu yang memang jarang tampil on air
- crowd yang bikin semangat, semua orang nyanyi bareng
- wear as you are. gausah pake heels, mini dress, dan gausah make up an, cukup pake t-shirt, celana kolor or jeans dan sepatu biar lo nyaman, dan malahan kalo lo pake pakean buat dugem, lo bakal diliatin
- ga mencoreng nama keluarga kok, orang cuma nonton doang, pulang paling malem (kalo acara gigs nya malem)

Milih Mana? Cewek Dugem Apa Cewek Yang Suka Dateng Ke Acara Gigs?


Monday, 8 June 2015

Terima Kasih


Ahirnya selesai dan berjalan lancar juga acara launching album pertama band saya (3handsomeman) yang bertajuk "Let's Be Friends" yang diselengarakan pada hari minggu tanggal 7 juni 2015 di Uncle Brew Caffe. Tidak menyangka akan banyak orang yang datang, yang padahal dihari itu juga banyak acara gigs. Tiga hari saya nggak pulang ke rumah demi prepare acara launching albumnya 3handsomeman. Mulai dari bikin banner, nyiapin konsep acara, nyari dana kesana kemari karena kita memang kekurangan benda sialan yang bernama duit, yang padahal juga kita udah dapet dana dari band-band yang regist, sponsor dari distro2, clothing, dll. Tapi tetep saja nggak cukup, kita butuh dana lumayan banyak untuk bikin acara itu, sampai saya ngegade motor sama temen demi nutup kebutuhan untuk kita launching, namun beruntungnya saya saat temen yang mau nerima gadean motor saya itu dengan baiknya dia hanya meminjamkan duit saja dan nyuruh motor saya buat dibawa aja nggak perlu digade, sampai di H-1 di malam minggu yang dimana besoknya terlaksananya acara itu saya nggak tidur demi prepare untuk besok dan menanti kedatangan salah satu band dari Jakarta yaitu BmPx, band yang saya cukup kenal dan akrab. Dan membuat saya terasa sangat cape sekali pas acara sudah selesai. Lega pas acaranya selesai dan berjalan lancar, namun masih dipusingkan juga tentang urusan soal duit, duit, dan duit. Saat kita merasa gak enak sama teman-teman yang sudah sangat membantu dan rela cape untuk acara itu. Mulai dari mas Tarjo (tujuh titik visual) saya melihat dia sangat lelah sekali, karena yang bikin konsep acara dia semua. Lalu Fares yang bertindak sebagai MC, terus Fahri yang bertindak sebagai photograper, Ridho Setyawan (Rise Stuff) yang sudah merelakan meminjamkan mobilnya untuk mengangkut sound, lalu teman-teman yang lain yang sudah menyumbang tenaga. Saya sudah janji akan bayar fahri, namun nyatanya saya nggak bisa bayar dia, hanya tersisa rasa yang gak enak sekali sama mereka semua karena saya tau mereka juga sangat cape. Sialan nih duit selalu saja jadi ganjalan akan sebuah acara yang kita harapkan bisa nutup dan menuhin kebutuhan teman-teman yang sudah membantu. Kita nggak berharap dapet untung banyak dari acara yang kita buat, yang penting acara sukses, lancar, dan orang-orang yang datang puas dan senang. Dan yang paling penting lagi bisa bayar sound, panggung, bisa bayar alat, catering, dan makan untuk teman-teman.

Kita cukup senang karena cd album kita sudah sold out, dan itu pun hasilnya sangat gak sebanding dengan kerja keras kita, namun itu nggak terlalu kita pikirkan. Karena kita berkarya tidak berharap untuk mendapatkan duit yang banyak. Yang padahal kita sudah banyak mengeluarkan duit untuk sebuah rilisan fisik dalam bentuk cd yaitu album yang berisikan 10 lagu dari kami. Kita rela capek dan repot-repot recording, mixing, bikin cover album yang semenarik mungkin dan ngeluarin duit yang gak sedikit. Karena kita pengen punya bukti yang ada wujudnya yaitu album. Ibarat kata, pelukis tuh hasil karyanya lukisan. Kalo musisi, ya album. Gimanapun, musik, desain, semua itu hasil kreatif otak manusia juga, dan sampai akhirnya berwujud barang. Tentang tempo yang ga pas atau memang dasarnya suara kita yang pas-pasan sengaja kita biarkan dengan satu sampai dua kali take saja ketika kami rekaman. Karena kita ingin terlihat jujur ketika kita bernyanyi dan seperti berbincang dengan siapapun yang mendengarkan. Yang penting berkarya ajalah dulu. Mau itu jelek atau bagus yang penting jujur. Kita ga pernah bisa tampil sempurna, Karena kesempurnaan hanyalah milik tuhan yang maha esa dan kekurangan adalah milik kita semua (khususnya kita bertiga)

Kurang lebih keseluruhan kita sudah menghabiskan 7 jutaan untuk bikin album yang kita kemas semenarik mungkin. Saya juga menjadi kebanyakan orang. Ya bekerja, jadi karyawan, jadi orang bawahan, di cerca di hina akan ketidakberdayaan akan sebuah realita yang banyak menyebalkannya ini. Namun beruntungnya orang tua saya adalah seorang pengusaha dan saya kerja sama mereka, jadi karyawannya mereka. Walaupun usahanya gak sejaya dulu yang penting membuat saya sedikit tenang akan masalah duit. Mereka satu-satunya orang yang tidak ingin saya bantah lagi setelah masa-masa sekolah yang di habiskan untuk buat mereka nangis. Harapannya orang tua saya sih saya bisa mapan, bisa berpikir normal kaya orang kebanyakan, dan yang di garis bawahi adalah jika musik adalah hobi saja. Tapi bagaimana mungkin jika kecintaan saya untuk bermusik, hanya saya jadikan sesuatu yang sifatnya main-main. Sesuatu yang pada akhirnya menghindarkan siapapun untuk emosian atau apapun yang bisa di gantikan dengan fokus berkarya tentang suatu keindahan.
Saya yakin akan pilihan saya. Namun dasarnya memang sialan benda yang bernama duit itu selalu saja jadi ganjalan akan sebuah kemurnian jalinan kasih antara saya dan lagu yang saya buat.
Saya hanya ingin meminta agar semua hal yang berhubungan dengan kerjaan, musik, dan si sialan duit itu bisa berjalan beriringan membantu saya menuju kehidupan yang lebih baik, layak dan mapan dalam sudut pandang orang tua saya, biar mereka senang.

Saya benci saat disuruh menjadi apa yang orang lain inginkan, ketika mereka bicara tentang musik. Bermusik itu harus seperti ini harus seperti itu yang padahal main musik itu bebas dan suka-suka orang yang menjalaninya saja.
Musik bukanlah agama yang harus ditaati dan ada peraturannya. Semua bebas saja berbuat sesukanya dalam membuat musik.

Terima kasih untuk Mas Ugi Colonyal Rawkus yang sudah sangat membantu meyelenggarakan acara launching albumnya tiga pria jelek yang sok ganteng yang mengatas namakan dirinya 3handsomeman. Terima kasih untuk band-band yang sudah ikut meramaikan diacara launching album kami, Bmpx (jakarta), Monkey Of Cluster (jakarta), Fat Randy, Higgs Bosson (purwokerto), Trying To Rise, Mom Is Hero, Varicella, All Of Time, Last Time For Something, Go On, Black Cat Dead, No Line, Sick Of Honor, Reason For Tonight, Get For Summer, dan Hello My Name (depok) tapi sayang sekali Hello My Name gak jadi dateng.

Supported by  Rawkus Merch | Rise Stuff | Skateshop Tegal | Tegal Skateboarding | Spectrum | Yaull Cloth | G.A.S | Tujuh Titik Visual | Ruangan Sakit Hati | Duta Gitar | Kamtis Family Brebes | Survival | Mixpacker Studio | Brader Maker | Whuzzup Magz | Uncle Brew Cafe | BALKOT TROOPS.


Terakhir, terima kasih untuk semua band-band bawah tanah dengan semua pergerakan DIY nya dan semua bentuk revolusi untuk membuat musik jadi lebih baik. Mohon maaf sebesar besarnya jika ada sesuatu yang mengecewakan. Dan atas permintaan banyak orang lagu-lagu baru kita sudah kita upload di reverbnation. Silahkan didownlad https://www.reverbnation.com/3handsomeman4/songs

Tuesday, 2 June 2015

Hanya Sebatas Mengira Saja

 Saya seperti juga yang lainnya dengan semua cerita di hidupnya, dalam siklus kehidupan yang naik turun. Bedanya mungkin saya menuliskan cerita hidup saya itu, dan orang lain tidak. Kenapa menulis? Karena menulis itu sebuah bentuk curhatan yang sangat relevan buat saya. Tapi ga semua orang mau membaca tulisan saya, karena mungkin akan buang-buang waktu saja dan ga penting juga buat dibaca.

Saya selalu suka malam dan larut malam sebelum berangkat tidur dan sepulang dari maen skate. Karena disitu saya punya banyak waktu untuk dibuang-buang, entah itu untuk menulis, bikin lagu, numpahin pemikiran, untuk membaca, membaca tentang apapun yang ingin saya baca sekiranya menarik dan penting. Hampir setiap malam saya membaca banyak hal dan nulis banyak hal sebagai pembelajaran untuk saya agar tulisan saya bisa bagus. Saya ingin bisa mudah untuk bisa senang. Cukup orang suka dengan apa yang saya buat dan semoga itu bisa bermanfaat, atau minimalnya bisa bikin orang lain senang, maka saya juga ikut senang.

Kemaren kemaren saya dapet bbm dari Vio Ananda P. Sekarang saya sudah tau huruf P nya itu apa. Ternyata bukan Peyang atau pun Panjul. Huruf P nya singkatan dari Prameshela. Jadi nama lengkap selengkap lengkapnya nama dia adalah Vio Ananda Prameshela. Nama yang cantik, secantik orangnya. Tapi sayang mukanya hampir mirip sama Gatot. Sedangkan Gatot mukanya mirip dengan Mr.Bean, Mr.Bean pun mukanya mirip dengan Gatot. Jadi ya kemungkinan besar kalian bertiga itu kembar.

Vio Ananda Prameshela bbm saya seperti ini "Gatau itu karma apa bukan ya mas. Pas smp dia disukain cowo. Tp cewenya ini gamau2an akhirnya smpe sekarang udh hampir 3 tahun nunggu dia smpe ga bisa move on" Yakin selama itu ga bisa move on? Bisa lah pasti. Nyesel ya dulu ga mau sama itu cowok? Emang cowoknya kenapa sih? Jelek ya? Sama saya jelekan siapa? Ah pasti jelekan Dori teman saya. Kenal Dori? Kalau ga kenal nanti saya kenalin. Dia maen skatenya hebat, bisa ngelompatin gerbangnya Balai Kota. Dia jelek tapi ganteng. Bingung kan? Saya juga bingung. Mana ada jelek tapi ganteng. Lah itu sih ada, Dori.

Ga ada yang harus ditunggu dan disesalkan dari penyesalan terbesar sekalipun, karena setelahnya hari-hari akan berjalan baik-baik saja. Yang kamu tunggu hanya sebuah instropeksi diri. Berbuat baik saja. Toh karma baik itu juga ada. Bukan hanya karma buruk saja. Kalau ada cowok yang suka sama kamu, terus kamunya ga suka sama itu cowok, kasih respect saja lah. Hargain dia. Terserah mau ngehargain berapa yang penting kamunya ikhlas. Mungkin itu hanya sebuah doa saja dari sang cowok ketika masih ngejar2 kamu. Yang dimana doa itu berisi tentang harapan semoga suatu hari gantian kamu yang ngejar2/suka sama dia. Dan beruntungnya dia doanya dikabulin sama tuhan. Ya mungkin seperti itu sih, saya hanya sebatas mengira saja. Jadi sekali lagi, kalau ada orang yang suka sama kamu tapi kamunya ga suka, kasih respect saja lah. Bersyukur. Jangan lantas kamu cuek, apatis, atau sok jual mahal.  

Tanggapilah bacaan ini dengan suguhan teh hangat, biskuit kelapa (kalau ada, saya sih ada) dan akal sehat. Santai.