Followers

Wednesday, 29 April 2015

Ketika Akan Kehilangan

Saya merasa pencapaian artistik bermusiknya saya dapat bersama 3 Handsome Man, setelah semua fase bermusik bersama Soempit Punkshit dan Sempak Basah sudah saya lewati.
Saya nggak tahu akan sampai kapan 3 Handsome Man kuat bertahan. Tapi yang jelas suatu saat kita akan berada di fase dimana kita merasa bosan, malas, dan mungkin berfikir berhenti untuk bermusik.

Kenapa akhirnya punya fikiran berhenti bermusik?

Mungkin karena musik terlalu bising dengan riuh penonton yang bertepuk tangan, atau cahaya lampu panggung yang terlalu menyilaukan mata. Mungkin musiknya, mungkin industrinya, atau mungkin kehidupan dibalik panggungnya. Mungkin. Semuanya masih sebatas mungkin dan mengira saja.

Berbicara tentang salah satu diantara kita bertiga yang mungkin suatu saat akan hengkang dari 3Handsome Man. Saya, Handy ataupun Agung. Kita bertiga sama-sama saling melengkapi satu sama lain. Saya sedang membayangkan bagaimana jika 3HM tanpa Handy ?
bagaimana jika 3HM tanpa Agung ?
Dan bagaimana jika 3HM tanpa saya ?
Jika 3HM tanpa handy saya rasa sangat susah membangun kembali fondasi bersama orang lain jika memang harus cari pengganti, fondasi yang sudah lama saya bangun bersama Handy untuk bermusik selama kurang lebih 9 tahun.
Mencari penggantinya tidaklah mudah, dan akan menyulitkan untuk saya dan Agung. Secara skill bermusik mungkin akan mudah mencari penggantinya, tapi secara esensi tidak akan pernah ada.

Jika 3HM tanpa Agung mungkin saja akan sangat mudah mencari penggantinya. Tapi secara passion (passion ya bukan fashion) belum tentu bisa seperti dia.  

Jika 3HM tanpa saya ? Wah jangan tanya lagi. Bakalan bubar sebubar-bubarnya band yang bubar. Karena saya adalah sang Frontman dan Songwriter dari 3HM (hehe sombong). Saya bertindak sebagai Gitaris dan vokal. Ya Walaupun ilmu gitarnya dari dulu sampai sekarang masih cetek tapi ya cuek aja yang penting ‘passion’ nya ada.

Maka ketika kita akan kehilangan salah satu diantara kita sudah tidak bisa dikatakan 3 Handsome Man lagi. Tapi Bagaimanapun juga kita masih berjalan, berjalan, dan terus berjalan. Sampai pada ahirnya kita menemukan jalan untuk berhenti.

Ketika Akan Kehilangan

Saya merasa pencapaian artistik bermusiknya saya dapat bersama 3 Handsome Man, setelah semua fase bermusik bersama Soempit Punkshit dan Sempak Basah sudah saya lewati.
Saya nggak tahu akan sampai kapan 3 Handsome Man kuat bertahan. Tapi yang jelas suatu saat kita akan berada di fase dimana kita merasa bosan, malas, dan mungkin berfikir berhenti untuk bermusik.

Kenapa akhirnya punya fikiran berhenti bermusik?

Mungkin karena musik terlalu bising dengan riuh penonton yang bertepuk tangan, atau cahaya lampu panggung yang terlalu menyilaukan mata. Mungkin musiknya, mungkin industrinya, atau mungkin kehidupan dibalik panggungnya. Mungkin. Semuanya masih sebatas mungkin dan mengira saja.

Berbicara tentang salah satu diantara kita bertiga yang mungkin suatu saat akan hengkang dari 3Handsome Man. Saya, Handy ataupun Agung. Kita bertiga sama-sama saling melengkapi satu sama lain. Saya sedang membayangkan bagaimana jika 3HM tanpa Handy ?
bagaimana jika 3HM tanpa Agung ?
Dan bagaimana jika 3HM tanpa saya ?
Jika 3HM tanpa handy saya rasa sangat susah membangun kembali fondasi bersama orang lain jika memang harus cari pengganti, fondasi yang sudah lama saya bangun bersama Handy untuk bermusik selama kurang lebih 9 tahun.
Mencari penggantinya tidaklah mudah, dan akan menyulitkan untuk saya dan Agung. Secara skill bermusik mungkin akan mudah mencari penggantinya, tapi secara esensi tidak akan pernah ada.

Jika 3HM tanpa Agung mungkin saja akan sangat mudah mencari penggantinya. Tapi secara passion (passion ya bukan fashion) belum tentu bisa seperti dia.  

Jika 3HM tanpa saya ? Wah jangan tanya lagi. Bakalan bubar sebubar-bubarnya band yang bubar. Karena saya adalah sang Frontman dan Songwriter dari 3HM (hehe sombong). Saya bertindak sebagai Gitaris dan vokal. Ya Walaupun ilmu gitarnya dari dulu sampai sekarang masih cetek tapi ya cuek aja yang penting ‘passion’ nya ada.

Maka ketika kita akan kehilangan salah satu diantara kita sudah tidak bisa dikatakan 3 Handsome Man lagi. Tapi Bagaimanapun juga kita masih berjalan, berjalan, dan terus berjalan. Sampai pada ahirnya kita menemukan jalan untuk berhenti.

Monday, 27 April 2015

Soempit Punkshit, Sempak Basah, 3 Handsome Man.

Ketika sebuah cerita yang saya jalani dengan kesukaan saya ini. Dari mulai pertama belajar main gitar terus langsung manggung, sampai sekarang yang masih ngeband, dan mulai ngerasa kalau ngeband itu suatu kebutuhan dalam hidup sebagai syarat saya bahagia.

Ini adalah merupakan beberapa nama band yang dulu pernah melibatkan saya sebagai salah satu pelaku di dalamnya (personil)

1. Soempit Punkshit

Soempit Punkshit adalah band pertama saya. Saat dimana ngeband itu cuma sebatas gaya-gayaan doang, biar dibilang keren. 3 pemuda pengangguran yang sudah berteman sejak kecil sepakat untuk membentuk sebuah band melodic punk/punk rock dengan skill yang keterlaluan minim. Saya Akiem Mahesa sebagai gitar dan vokal, Handy Yosian sebagai drummer, dan Arul sebagai bass dan backing vokal. Kami terbentuk pada tahun 2006 bulan agustus (tanggalnya lupa). Saya masih inget banget pertama kami manggung di acara agustusan tahun 2006 di Lapangan SKB ujungrusi (Adiwerna). Waktu itu bawain lagunya S.I.D yang Kuta Rock City sama Bad Bad Bad dan bawain lagunya Blink 182 juga yang All The Small Thing. Pertama manggung lumayan berkesan, karena penonton langsung pada maju ke depan untuk moshing dan memberikan tepuk tangan yang cukup meriah. Namun seiring berjalannya waktu, hari demi hari, dari senen sampai minggu, dan sampai minggu balik lagi ke senen, bulan demi bulan, dan tahun demi tahun kita mengalami bongkar pasang personil, Namun saya sama Handy sang Drummer tetap bertahan. Mulai dari Hamam, Imank, Isal, dan yang terahir Andy Pratama. Banyak cerita dan banyak kenangan ngeband bersama mereka. Masih inget juga pertama Soempit Punkshit maen di luar kota yaitu di TBRS semarang tahun 2011. Waktu itu Bassisnya masih Isal. Di rundown kita main jam 2 siang, namun berhubung acaranya yang mulainya telat alias mulur, terus di tambah waktu itu ujan juga,  kita jadi main jam 7 malam. Kita sebagai band penutup, penonton juga sudah pada cape sepertinya, pas kita main penonton sudah pada pulang, hanya di tonton sama panitia dan teman-teman kita saja. Sampai pada ahirnya Soempit Punkshit bubar dengan sendirinya tanpa ada yang membubarkan. Dan hanya menghasilkan 1 karya saja dan itu pun menurut saya lagu yang gagal.

2. Sempak Basah

Sempak Basah ini adalah nama band kedua saya. Sebuah band yang hanya bertahan sehari. Untuk genre masih seputaran Punk. Kenapa di namain Sempak Basah ? Karena waktu itu saya memakai sempak yang masih basah. Sempak masih pada dijemur semua belum pada kering, ahirnya terpaksa memakai sempak yang masih basah. Begitulah ceritanya. Dan sama sekali nama yang ngasal dan nggak penting. Bandnya pun hanya sekedar muncul ke permukaan lalu menghilang. Sebatas iseng. Semacam cari sensasi.

3. 3Handsome Man
  

Dan yang ini adalah band terahir saya yang alhamdulillah sudah merilis album pertamanya yang bertajuk "Lets Be Friends" pada bulan maret 2015. 3 pria jelek yang sok ganteng dan memaksakan diri untuk tampan dalam bermusik dengan skill yang seadanya.
Kita kebentuk pada tanggal 14 januari 2014. Berawal dari saya yang maen skate di Balai Kota Tegal pada ahir tahun 2011. Pertama saya dateng ke Balkot sama Handy, dia juga sempet maen skate juga sampai ahirnya dia berhenti maen skate karena dia nggak punya banyak waktu untuk main-main dan nongkrong.
Awal tahun 2012 saya mengenal Agung DP. Dia dateng ke Balkot bersama teman-temannya untuk belajar maen skate juga. Kenapa saya memilih dia untuk membentuk band yang bernama 3Handsome Man ini ? Karena dia ganteng dan banyak wanita-wanita yang mengidolakan dia. Dia juga main skatenya jago dari pada saya. Padahal saya duluan yang maen skate tapi dia duluan yang hebat. Dan untuk Drummer saya tetap memilih Handy.
Nama kita lumayan cepet melambung ke khalayak. 4 single kita pun cukup berhasil diterima dikalangan remaja. Marilah Berkawan, Pergilah, Wanita Klepto, dan Skateboardmu Merindukanmu.
Menurut saya bermusik itu yang terpenting adalah tentang bagaimana cara kita bercerita lewat lagu dan menyajikannya dengan karakter kita sendiri bukan dilihat dari seberapa hebatnya bermain musik.
main musik itu ya bebas. Bermain musik tanpa beban dan pretensi apapun, bebas, ngasal tapi fun. Maka dari itulah 3Handsome Man lahir, sebagai wadah saya main musik dengan bebas, musik yang simple, lirik yang terkesan biasa dan mudah dicerna.

Ini adalah foto Olivia Jensen, Melanie Soebono, dan Cut Tari haha






Saturday, 25 April 2015

Pacar kamu egois ? Udah putusin aja.

Seseorang yang mempunyai sifat keras kepala, susah diatur, suka marah-marah nggak jelas, maunya menang sendiri, nggak mau ngalah, salah nggak mau minta maaf, itu merupakan sifat manusia yang sangat menyedihkan dan sering di sebut Egois. Orang yang egois memang maunya menang sendiri, jadi wajar aja jika kamu pacaran sama orang yang egois kamu sering banget ngalah sama dia. Sama kaya saya dulu. Walah jadi curhat.

Walaupun kamu tidak bersalah. Sabar aja ya bagi kamu yang punya pacar egois, nikmatin aja dan anggap semua itu adalah karunia tuhan dalam hidupmu, supaya kamu bisa belajar tentang kesabaran.

Yang paling mungkin terjadi adalah dia akan “cuek tapi dalam hati marah”.

Udah putusin aja
Buat apa kalau kamu harus ngalah terus untuk menuruti segala keinginanya dia sedangkan apa yang kamu mau selalu di abaikan oleh dia. Masalah perasaan tidak bisa dibohongi, karena kalau kamu mengalah terus-menerus maka akan menimbulakn tekanan batin buat kamu.

Pada intinya, jika kamu mempunyai pacar egois syukuri aja lah, karena setiap hari kamu akan belajar kesabaran. Jika memang kamu cinta dan sayang sama dia sepenuhnya maka bimbinglah dia ke jalan yang benar.

Tapi menurut saya tetep putusin ajalah.

Thursday, 23 April 2015

Dongeng Sebelum Tidur

Sekarang aku sudah rilis album pertama loh bersama 2 pria jelek yang sok ganteng, dan 1 pria jeleknya lagi aku. Sebut saja 3 Handsome Man. Ada beberapa cerita kamu di dalam lagu yang aku buat. tapi kamu jangan dengerin yaa, takut kamu kesindir. Kamu juga bikin lagu dong, jangan mau kalah sama aku. Kamu kan sumber inspirasi ku. Pengaruh kamu gede juga ternyata di hidup aku.
Semoga album pertama 3 Handsome Man banyak yang beli, biar uangnya bisa aku kasih ke ibu. Kalau ada lebihnya, aku traktir kamu deh. Tapi kamu bilang dulu sama pacar kamu yaa, kalau kamu mau jalan sama aku. Kalau kata pacar kamu ga boleh, ya kamu harus nurut. Kamu harus jaga hubungan kamu, jangan selingkuh lagi kaya dulu.

Wednesday, 22 April 2015

Semua Orang Pasti Pernah Alay

Alay menurut saya pribadi adalah perilaku yang kekanak-kanakan, sifat nggak paham, dipadu dengan sok paham, perilaku mainstream, norak, katrok, kampungan udik dan perilaku aneh lah. Dimulai dari siapa?, entahlah, yang jelas alay adalah suatu fase dimana kita pasti mengalami dan melakukanya, jadi nggak usah sok-sokan ngatain orang yang sekarang sedang berada difase itu. Soalnya kita dulu juga pernah alay seperti mereka sekarang. Yang jelas setelah lulus dari alay dan kita sadar, kita pasti malu, coba kalian lihat postingan pertama di sosmed mu, saya jamin alay, foto tulisan dan status yang kalo kita lihat lagi itu menjijikan sekali. Saya sih cuma mau bahas alay yang udah keterlaluan banget.

Nah waktu saya ada difase itu, saya anggap itu biasa, karena nggak ada yang ngajarin dan tau-tau udah jadi alay. Tapi kalo sekarang saya liat lagi, enggak usah pake mikir juga saya udah sebut diriku alay. Nah siapa yang dulu pacaran tukaran kartu? si cowok pake kartu si cewek dan sebaliknya. Kenapa coba harus tukaran kartu, kenapa nggak tukeran celana dalem yang ada kantongnya aja ? Kan keren. (Lagian mana ada celana dalem ada kantongnya,ngaco ini) terus kata panggilanya yang etdah over, belum nikah, belum punya anak panggilanya, mamah papah, bunda papi. Saya akui saya pernah alay tapi juga ngak seover itu, palingan cuma tulisanya aja, seperti ini " J@nG4n luPe4 m@k4N Eaa bUnd4, tEruNtuEks S4yaNks bUnD4 muuUUuu444@@@ccccaaahhhh " waduke kayong kaku wkwk terkutuklah saya yang nulis begituan.

Nah kalo di sosmed, para alay alay berkeliaran banyak kaya bakteri, bikin status atau upload foto pasti minta like. Status yang update per 10 detik, dengan isi yang nggak berbobot, nggak penting lagi. Mau makan status, mandi, mau ibadah, mau tidur, lagi sakit, lagi dijalan, lagi pacaran, lagi ngrembik haha, lagi lagi dan status lagi. Siapa peduli sama aktifitas kamu, kita juga punya aktifitas, dan aktifitas kita bukan hanya untuk membaca ststusmu itu. Sosmed itu bukan diary pribadi yang semua kamu tuliskan, justru malah malu-maluin kan?

Nama alay disosmed dan lainya pun luar biasa, mungkin hanya dia dan TUHAN yang tau makna dan
arti namanya, nggak bangga apa udah dikasih nama bagus-bagus sama orang tua.

Nama asli: Ulfa Fauziah aja

Nama alay:  Ulfa Fauziah mencari pangeran yang turun dari langit wkwk

Atau Ulfa Fauziah ingin selalu dicinta dimanja disayang dan ditendang haha

Ulfa Fauziah yang selalu tabah , bekerja di Pt. mencari cinta sejati. Ckck

Cukup nak cukup ubahlah sesuai ktp atau kkmu aja.

Alay juga suka upload foto mainstream, upload foto ya yang wajar aja, yang biasa, nggak harus semua yang kamu liat harus diupload, apalagi hal yang nggak penting, apapun difoto, ada musibah difoto.

Alay paling seneng banget pamer, pamer makanan yang semakin menjamur, para alay kalo lagi makan yang enak, makan di café atau tempat yang terkenal pasti nggak lupa foto dulu, karena apa, ya karena mau pamer lah, coba pas makan kerupuk sama ikan asin mana mungkin difoto, kecuali kamu itu jualan makanan dan mau kamu pasarin itu sih gak apa-apa. Selain makanan. tiket juga menjadi bahan buat difoto entah itu tiket konser, tiket nonton. Apa istimewanya coba kamu foto kertas kecil dan ada goresan tintanya? mending kamu ke tempat wisata atau pemandangan, justru itu malah indah. Intinya kamu mau pamer ketemanmu kan?

Model alay itu pasaran, model pakaian dan assesorisnya itu pasaran. Misal ada style baju baru, nah alay pasti ngikutin, tapi dengan gayanya sendiri.
Yang jelas cepatlah ambil jurusan sadar jangan terus-terusn ke cabe-cabean dan terong terongan.

Beberapa diatas dari yang saya amatin sendiri. kalian juga udah tau kan alay, pasti juga sering nemuin, hampir tiap hari apa lagi di sosmed.
Saya juga pernah alay tapi nggak seover itu. Yang belum alay, jangan alay yang sudah alay cepat sadar.

Cukup dah, makasih yang udah baca, see you dan terima kasih banyak.

Tuesday, 21 April 2015

Perbedaan Hipster dan Mainstream


Re-post dari seorang blogger bernama rickorokers haha. Maaf ada sedikit yang saya edit hehe

Judul : Perbedaan Hipster dan Mainstream
Penulis : Andrico
Kategori : Istilah
Rating : 100% based on 10 ratings. 5 user reviews.

Pas nulis judulnya saya sendiri langsung bilang "judul yang aneh...". Oke, terlebih dahulu saya mau bilang saya ini bukan psikolog atau sosiolog jadi kalau kamu nganggep baca tulisan gak berbobot ini cuma buang waktu, please...tinggalin aja. Tapi kalo kamu punya waktu untuk dibuang-buang monggo lanjut baca.

Saat ini lagi booming (walau saya ga ngerasa gitu...) istilah mainstream dan hipster. Yang unik, keduanya seolah-olah berlawanan satu sama lain. Apa memang demikian? Hmmm...

Hipster menurut penelusuran Google (hahaha!! malu`) adalah sebutan untuk kaum sub-kultural. Identik dengan gaya dan cara yang berbeda dari yang ada kebanyakan atau yang kebanyakan ada. Hadoh ribet, gini aja deh...maksudnya yang gak mau ikutin pasaran gitulah.

Sementara mainstream sederhananya adalah sesuatu yang pasaran, umum, lagi trend, booming, dan sejenisnya. Pokok e kebalikannya hipster. Lalu apa hubungannya hipster dan mainstream dalam ruang lingkup sosial terutama anak muda?



Nah, disini nih masalahnya. Saya sendiri gak bisa menafsirkan sebab defenisi akhirnya pasti sesuatu yang ambigu. Itulah keunikan fenomena sosial. Saya cuma menyingkap. Karena singkap menyingkap adalah salah satu keahlian saya sejak SD. ups!

Dari beberapa artikel yang saya baca mengenai istilah (gaya) hipster dan mainstream anak muda, didapat beberapa contoh pembeda bagi keduanya. Sebagai gambaran, berikut contohnya: 
Fashion. Misalnya lagi trend baju tie dye, atau yang kemaren2 sempet musim bucket het,tote bag,dan yang sekarang lagi rame2nya waist bag, yang asal mulanya hanya anak2 skateboard aja yang memakai itu. Sampai ahirnya anak-anak musiman yang pengen dibilang keren, sebut saja  kaum mainstream, intinya gak bakal mau ketinggalan buat ngikutinnya, pokonya ikut pasar-lah. Kaum hispter biasanya lebih suka membuat stylenya sendiri atau memakai merk terkenal yang ga semua orang punya atau mampu beli (sadis!).
Teknologi. Ini nih yang paling gampang ke detect. Contoh, fenomena pemakai handphone BB (BukBeri) atau tablet. (Ketahuan deh banyak pejabat yang mainstream, wkwkwkwwk!!). Kaum hipster, biasanya lebih ke fungsional atau malah pakai merek asing. Asing disini maksudnya bukan ekspor tapi bener-bener asing! Lagian, ga ada juga hape merek lokal, hahahaha!!
Kendaraan. Saat sebuah merek sudah terlalu banyak pemake-nya wara wiri kesana kemari...maka disanalah para hipster akan bereaksi. Mereka bakal milih merek lain sekalipun ga populer. "Biar pun begitu, 5 taon lagi, dikampung ini cuma gua doank yang punya!" begitu prinsipnya.
Musik. Jangan harap para hipster akan nongkrong di tipi buat nonton acara musik yang diputar tiap hari pagi-pagi di tv swasta itu. Mereka lebih baik dengerin radio atau datang ke giggs atau malah ke ballroom hotel buat nonton konser VIP musisi kelas dunia.
Keharusan. Kaum mainstream: ikut trend. Kaum hipster: ekslusif.
Pantangan. Kaum mainstream: ketinggalan trend. Kaum hispter: keseragaman.
Mainstream: realis. Hipster: idealis. (maybe).
Menjadi ironi, saat kaum mainstream atau pun hipster ini terkadang maksa. Saat ada sebuah merek terkenal dan banyak pemakainya mereka cenderung maksain buat beli sekalipun mahal dan ga fungsional. Yang satu alasannya karna ga mau ketinggalan, yang satu lagi gak mau pasaran.

Yang tadinya nggak suka musik keras jadi mendadak suka karena ikut-ikutan biar dianggap keren. Imbasnya lahirlah band-band rock "setengah jadi" karena industri musik pun sekarang sudah sangat mainstream.

Yang tadinya sederhana dan bersahaja terpaksa ngabisin duit cuma buat impor sepatu atau jam tangan super canggih langsung dari Amrik hanya karna mau tampil beda. Kalau semua udah begini yang tadinya eksklusif malah jadi mainstream.

Pada akhirnya, mainstream atau pun hipster bukanlah sesuatu hal yang penting untuk dipergunjingkan, sehingga terbuang sudah waktumu sia-sia membaca post ini. Siapapun kamu bukan masalah, selama kamu nyaman dan membuat nyaman orang-orang disekitarmu.


Well, apakah perumpamaan saya soal mainstream dan hipster salah?

Jika salah berarti saya berhasil!





































































































































































































































































































Saturday, 11 April 2015

Skateboardmu Merindukanmu

Kadang justru kesedihan, kekecewaan dan hati yang terpatahkan bisa berbuah karya yang bagus. Juga dengan kesenangan yang bisa berbuah karya yang menyenangkan dan menghibur. Tapi ketika tidak berada dikeduanya, maka jadi membosankan. Saya ingin menceritakan tentang isi dari lagu 3Handsome Man yang berjudul "Skateboardmu Merindukanmu". Sebuah lagu yang saya buat ketika hati saya sedang kecewa dan sok-sok'an menasehati diri sendiri lewat lagu itu. Saya sempet berhenti maen skate (bukan berhenti sih sebenernya) Cuman waktu itu waktunya banyak kepake buat pacaran. Sama itu tuh. Yang mana ? Yang itu! Itu yang mana ? Yang itu lah pokoknya! Ah yasudahlah!. Karna waktu itu juga papan saya sudah milik orang alias dijual. Jadi ya saya nggak main skate lagi waktu itu. Mau minjem sama temen nggak enak. Ahirnya saya memilih untuk nggak main skate dulu dan memilih untuk menghabiskan waktu bersama dia. Dia ? Iya dia! Dia siapa ? Siapa ajalah bebas!. Hidup akan selalu baik-baik saja kok, jika memang mau belajar dan mengerti kenapa ini dan itunya harus terjadi. Tidak ada satupun yang terjadi tanpa ada makna dibaliknya. Semuanya adalah tentang pembelajaran, bagaimana menyikapi ini dengan dewasa agar kedepannya bisa lebih kuat, dan tahu bagaimana caranya menyelesaikan sebuah ujian nasional! Loh kok ujian nasional ? Iya sory..ujian hidup maksud saya. Tentang hati yang dulu sempet sulit untuk bisa tenang dan ikhlas nerima semua yang terjadi. Lalu kemudian ada di titik down dan jatuh dalam sebuah drama yang mengharu biru, larut dan menjadi buntu untuk memberi kesempatan kepada logika, jika ada yang harus dicerna dari apa yang terjadi. "Skateboarmu Merindukanmu" sebuah lagu yang tercipta dengan sendirinya. Tanpa ada niatan saya mau bikin lagu dengan judul seperti itu. Kita gak pernah tahu di depan selalu ada yang lebih baik, maka percaya saja jika Tuhan memang baik, dan ikhlas nerima semuanya. Karena sebenarnya ke depannya bakal baik-baik saja. Asal ya itu, jangan ada drama. hidup itu hanya untuk main-main dan bersenang-senang aja kok man, yang membuatnya serius itu karena sekolah. Haha Yaa intinya jangan sampailah berhenti maen skate cuma gara-gara wanita. Skate is fun! Meluncur, jatuh, darah, senyum, tawa, kotor, bengkak, penasaran, sakit, keringat, puas, bahagia muncul bersamaan tanpa selisih waktu. Itu yang dirasakan saya dan teman-teman saya. I love you teman-teman. Saya mencintai kalian wkwk lebih baik patah hati dari pada patah papanmu teman haha Waktu sih yang bakal jawab. mempersilahkan waktu untuk menyembuhkan hati yang kecewa. Karena sebenernya hanya perlu ikhlas dan kuat untuk meneruskan apa yang harus diteruskan, yaitu hidup.

cek dan download lagunya disini : http://www.reverbnation.com/3handsomeman4