Alay menurut saya pribadi adalah perilaku yang kekanak-kanakan, sifat nggak paham, dipadu dengan sok paham, perilaku mainstream, norak, katrok, kampungan udik dan perilaku aneh lah. Dimulai dari siapa?, entahlah, yang jelas alay adalah suatu fase dimana kita pasti mengalami dan melakukanya, jadi nggak usah sok-sokan ngatain orang yang sekarang sedang berada difase itu. Soalnya kita dulu juga pernah alay seperti mereka sekarang. Yang jelas setelah lulus dari alay dan kita sadar, kita pasti malu, coba kalian lihat postingan pertama di sosmed mu, saya jamin alay, foto tulisan dan status yang kalo kita lihat lagi itu menjijikan sekali. Saya sih cuma mau bahas alay yang udah keterlaluan banget.
Nah waktu saya ada difase itu, saya anggap itu biasa, karena nggak ada yang ngajarin dan tau-tau udah jadi alay. Tapi kalo sekarang saya liat lagi, enggak usah pake mikir juga saya udah sebut diriku alay. Nah siapa yang dulu pacaran tukaran kartu? si cowok pake kartu si cewek dan sebaliknya. Kenapa coba harus tukaran kartu, kenapa nggak tukeran celana dalem yang ada kantongnya aja ? Kan keren. (Lagian mana ada celana dalem ada kantongnya,ngaco ini) terus kata panggilanya yang etdah over, belum nikah, belum punya anak panggilanya, mamah papah, bunda papi. Saya akui saya pernah alay tapi juga ngak seover itu, palingan cuma tulisanya aja, seperti ini " J@nG4n luPe4 m@k4N Eaa bUnd4, tEruNtuEks S4yaNks bUnD4 muuUUuu444@@@ccccaaahhhh " waduke kayong kaku wkwk terkutuklah saya yang nulis begituan.
Nah kalo di sosmed, para alay alay berkeliaran banyak kaya bakteri, bikin status atau upload foto pasti minta like. Status yang update per 10 detik, dengan isi yang nggak berbobot, nggak penting lagi. Mau makan status, mandi, mau ibadah, mau tidur, lagi sakit, lagi dijalan, lagi pacaran, lagi ngrembik haha, lagi lagi dan status lagi. Siapa peduli sama aktifitas kamu, kita juga punya aktifitas, dan aktifitas kita bukan hanya untuk membaca ststusmu itu. Sosmed itu bukan diary pribadi yang semua kamu tuliskan, justru malah malu-maluin kan?
Nama alay disosmed dan lainya pun luar biasa, mungkin hanya dia dan TUHAN yang tau makna dan
arti namanya, nggak bangga apa udah dikasih nama bagus-bagus sama orang tua.
Nama asli: Ulfa Fauziah aja
Nama alay: Ulfa Fauziah mencari pangeran yang turun dari langit wkwk
Atau Ulfa Fauziah ingin selalu dicinta dimanja disayang dan ditendang haha
Ulfa Fauziah yang selalu tabah , bekerja di Pt. mencari cinta sejati. Ckck
Cukup nak cukup ubahlah sesuai ktp atau kkmu aja.
Alay juga suka upload foto mainstream, upload foto ya yang wajar aja, yang biasa, nggak harus semua yang kamu liat harus diupload, apalagi hal yang nggak penting, apapun difoto, ada musibah difoto.
Alay paling seneng banget pamer, pamer makanan yang semakin menjamur, para alay kalo lagi makan yang enak, makan di café atau tempat yang terkenal pasti nggak lupa foto dulu, karena apa, ya karena mau pamer lah, coba pas makan kerupuk sama ikan asin mana mungkin difoto, kecuali kamu itu jualan makanan dan mau kamu pasarin itu sih gak apa-apa. Selain makanan. tiket juga menjadi bahan buat difoto entah itu tiket konser, tiket nonton. Apa istimewanya coba kamu foto kertas kecil dan ada goresan tintanya? mending kamu ke tempat wisata atau pemandangan, justru itu malah indah. Intinya kamu mau pamer ketemanmu kan?
Model alay itu pasaran, model pakaian dan assesorisnya itu pasaran. Misal ada style baju baru, nah alay pasti ngikutin, tapi dengan gayanya sendiri.
Yang jelas cepatlah ambil jurusan sadar jangan terus-terusn ke cabe-cabean dan terong terongan.
Beberapa diatas dari yang saya amatin sendiri. kalian juga udah tau kan alay, pasti juga sering nemuin, hampir tiap hari apa lagi di sosmed.
Saya juga pernah alay tapi nggak seover itu. Yang belum alay, jangan alay yang sudah alay cepat sadar.
Cukup dah, makasih yang udah baca, see you dan terima kasih banyak.
No comments:
Post a Comment