Followers

Wednesday, 17 June 2015

Nikmatin Aja Dulu









Ada dalam waktu luang ditengah malam yang terkadang terasa sangat menyebalkan membuat pikiran saya selalu keinget sama mantan sebelum tidur. Sialan memang. Dia satu-satunya mantan saya yang ternyata belum sepenuhnya saya lupakan. Dan sekarang dia sudah bahagia dengan orang lain. Saya pun ikut senang. Maafkan saya, saya terlalu baik untuk bisa diajak dugem. Dugem itu waktunya tidur. Dan tidur itu waktumu dugem. Berangkat malam pulang pagi subuh-shubuh barengan sama orang-orang yang mau shalat shubuh. Yang seharusnya aku dan kamu ada diantara orang orang itu dan shalat berjamaah bareng.

Skip! Jam menunjukan pukul dua belas malam, ketika sebuah imajinasi/daya hayal/pemikiran yang cukup liar ini saya tumpahkan lewat tulisan bersamaan dengan waktu yang sedikit demi sedikit berlalu. Suara kentut yang ku hembuskan dari dalam perut dan keluar dari lubang dubur yang berbunyi dengan sangat merdu (menurut saya), namun sedikit bau. seraya menjauh pergi terbawa angin bersamaan dengan apa yang ku lalui, yang kini jadi gambaran kenangan tentang masa lalu. Anggap saja masa lalu itu adalah kentut yang bau yang tidak lama kemudian akan hilang terbawa angin lalu berlalu. Tidak harus untuk dilupakan namun bukan berarti juga untuk terus diingat.

Menceritakan tentang orang lain, tentang seorang teman wanita yang mukanya hampir mirip sama Cut Tari-pah. Yang baru-baru ini sedang merasakan kasmaran dengan seseorang. Orang baru memang akan selalau datang setelah selesai dengan orang lama yang sudah terlalu lama. Entah itu dengan cara tiba tiba atau tidak sengaja bertemu di sebuah tempat, di gigs misalnya, sebuah acara musik. Yang didalamnya ada kamu dan dia. Yang kebetulan mungkin pertama kamu melihat dia kalian saling memandang. Saling menatap sampai acara gigs itu selesai. Lalu dilain hari diacara gigs yang berbeda. Yang kebetulan kamu bertemu lagi dengan dia. Lalu menimbulkan rasa suka, yang memang mungkin sudah kalian rasain sejak pertama berjumpa. Perasaan yang wajar. Karena kebanyakan orang disini itu selalu mudah suka sama orang yang baru dia kenal kalau memang orang itu mukanya ganteng/cantik dan enak untuk dilihat. Standar sih. Ga ada salahnya ketika kita baru kenal sama orang terus dengan begitu cepatnya kita jadian sama orang itu. Wong yang ngerasain kita kok, yang ngerasain seneng juga kita, jadi persetan saja apa kata orang. Bersyukur saja masih bisa ngerasain yang namanya kasmaran yang sangat indah dirasakan. Namun tetap waspada dan hati hati juga dengan hati. Jangan terlalu dalam. Takutnya nanti malah jatuh, keinjek injek, dan ketendang tendang.  

Orang baru itu kadang akan rela menunggu kita di masa depan, dan menyambut kita ketika kita emang benar benar sudah selesai dengan masa lalu kita. Dia adalah orang baru yang mungkin sedang mencoba membangunkanmu yang dulu pernah jatuh, untuk kemudian hari membuatmu selalu tersenyum dan siap menghadapi hari esok. Meskipun LDR, kamu di Tarub di desa Kalijambe yang sangat ndesep sedangkan dia di Jakarta di kota nan jauh disana. Ya nikmatin aja rasa yang ada diantara kamu dan dia. Namun jangan berharap ini akan selamanya. Biasanya rasa yang begitu cepat muncul diantara orang-orang akibat jatuh hati saat pertama berjumpa, itu hanya rasa sesaat dan sementara. Tapi mudah mudahan sih enggak. Yang namanya jodoh kan kita nggak pernah tau. Ya Intinya, nikmatin aja lah dulu. Selama masih enak untuk dirasain, ya rasain saja. Tapi lebih enaknya lagi ya kalau kamu syukuran. Semacam traktir saya dan teman-teman saya makan misalnya :D. Ya kan teman-teman saya teman-teman kamu juga. Ada Alwan, ada Wesom, ada Linda, ada Tari, ada Agung, Iffa, Dodi, dan Dori. Dan masih banyak lagi yang lainnya. Oke? Are you ready?

Tegal, 17 juni 2015. Skip! Eggak ding ul becanda. Nggak beneran. Nanti minta traktirnya sama Agung aja yang hari ini ulang tanggal dan bulan. Bukan ulang tahun.

#nowplaying Agung Hercules - Astuti

NB : Marhaban ya ramadhan. Sebentar lagi kita sudah mulai puasa. Maaf barang kali ada salah-salah kata disetiap tulisan yang saya buat. Karena yang baca tulisan2 saya bukan teman2 saya aja, tapi juga orang lain, orang yang ga saya kenal. Maaf juga barang kali saya punya banyak salah sama kalian. Dan tulisan ini sebenernya sudah saya tulis dari semalem pas saya bikin statement buat Agung namun baru saya posting disini. Sampai berjumpa lagi ditulisan saya berikutnya. Selamat berpuasa untuk besok dan untuk 30 hari kedepan. Semangat! Jangan lupa minum susu! Susu macan! Biar puasanya kuat.

No comments:

Post a Comment