Ada dalam waktu luang
ditengah malam yang terkadang terasa sangat menyebalkan membuat pikiran saya
selalu keinget sama mantan sebelum tidur. Sialan memang. Dia satu-satunya
mantan saya yang ternyata belum sepenuhnya saya lupakan. Dan sekarang dia sudah
bahagia dengan orang lain. Saya pun ikut senang. Maafkan saya, saya terlalu
baik untuk bisa diajak dugem. Dugem itu waktunya tidur. Dan tidur itu waktumu
dugem. Berangkat malam pulang pagi subuh-shubuh barengan sama orang-orang yang
mau shalat shubuh. Yang seharusnya aku dan kamu ada diantara orang orang itu
dan shalat berjamaah bareng.
Skip! Jam menunjukan pukul
dua belas malam, ketika sebuah imajinasi/daya hayal/pemikiran yang cukup liar
ini saya tumpahkan lewat tulisan bersamaan dengan waktu yang sedikit demi
sedikit berlalu. Suara kentut yang ku hembuskan dari dalam perut dan keluar
dari lubang dubur yang berbunyi dengan sangat merdu (menurut saya), namun
sedikit bau. seraya menjauh pergi terbawa angin bersamaan dengan apa yang ku
lalui, yang kini jadi gambaran kenangan tentang masa lalu. Anggap saja masa
lalu itu adalah kentut yang bau yang tidak lama kemudian akan hilang terbawa
angin lalu berlalu. Tidak harus untuk dilupakan namun bukan berarti juga untuk
terus diingat.
Menceritakan tentang orang
lain, tentang seorang teman wanita yang mukanya hampir mirip sama Cut Tari-pah.
Yang baru-baru ini sedang merasakan kasmaran dengan seseorang. Orang baru
memang akan selalau datang setelah selesai dengan orang lama yang sudah terlalu
lama. Entah itu dengan cara tiba tiba atau tidak sengaja bertemu di sebuah
tempat, di gigs misalnya, sebuah acara musik. Yang didalamnya ada kamu dan dia.
Yang kebetulan mungkin pertama kamu melihat dia kalian saling memandang. Saling
menatap sampai acara gigs itu selesai. Lalu dilain hari diacara gigs yang
berbeda. Yang kebetulan kamu bertemu lagi dengan dia. Lalu menimbulkan rasa
suka, yang memang mungkin sudah kalian rasain sejak pertama berjumpa. Perasaan
yang wajar. Karena kebanyakan orang disini itu selalu mudah suka sama orang
yang baru dia kenal kalau memang orang itu mukanya ganteng/cantik dan enak
untuk dilihat. Standar sih. Ga ada salahnya ketika kita baru kenal sama orang
terus dengan begitu cepatnya kita jadian sama orang itu. Wong yang ngerasain
kita kok, yang ngerasain seneng juga kita, jadi persetan saja apa kata orang.
Bersyukur saja masih bisa ngerasain yang namanya kasmaran yang sangat indah
dirasakan. Namun tetap waspada dan hati hati juga dengan hati. Jangan terlalu
dalam. Takutnya nanti malah jatuh, keinjek injek, dan ketendang tendang.
Orang baru itu kadang akan
rela menunggu kita di masa depan, dan menyambut kita ketika kita emang benar
benar sudah selesai dengan masa lalu kita. Dia adalah orang baru yang mungkin
sedang mencoba membangunkanmu yang dulu pernah jatuh, untuk kemudian hari
membuatmu selalu tersenyum dan siap menghadapi hari esok. Meskipun LDR, kamu di
Tarub di desa Kalijambe yang sangat ndesep sedangkan dia di Jakarta di kota nan
jauh disana. Ya nikmatin aja rasa yang ada diantara kamu dan dia. Namun jangan
berharap ini akan selamanya. Biasanya rasa yang begitu cepat muncul diantara
orang-orang akibat jatuh hati saat pertama berjumpa, itu hanya rasa sesaat dan
sementara. Tapi mudah mudahan sih enggak. Yang namanya jodoh kan kita nggak
pernah tau. Ya Intinya, nikmatin aja lah dulu. Selama masih enak untuk
dirasain, ya rasain saja. Tapi lebih enaknya lagi ya kalau kamu syukuran.
Semacam traktir saya dan teman-teman saya makan misalnya :D. Ya kan teman-teman
saya teman-teman kamu juga. Ada Alwan, ada Wesom, ada Linda, ada Tari, ada
Agung, Iffa, Dodi, dan Dori. Dan masih banyak lagi yang lainnya. Oke? Are you
ready?
Tegal, 17 juni 2015. Skip!
Eggak ding ul becanda. Nggak beneran. Nanti minta traktirnya sama Agung aja
yang hari ini ulang tanggal dan bulan. Bukan ulang tahun.
#nowplaying Agung Hercules -
Astuti
NB : Marhaban ya ramadhan.
Sebentar lagi kita sudah mulai puasa. Maaf barang kali ada salah-salah kata
disetiap tulisan yang saya buat. Karena yang baca tulisan2 saya bukan teman2
saya aja, tapi juga orang lain, orang yang ga saya kenal. Maaf juga barang kali
saya punya banyak salah sama kalian. Dan tulisan ini sebenernya sudah saya
tulis dari semalem pas saya bikin statement buat Agung namun baru saya posting
disini. Sampai berjumpa lagi ditulisan saya berikutnya. Selamat berpuasa untuk
besok dan untuk 30 hari kedepan. Semangat! Jangan lupa minum susu! Susu macan!
Biar puasanya kuat.
No comments:
Post a Comment